Rangkuman Ips
BAB 1
Manusia, Tempat dan Lingkungan
Interaksi sosial
Interaksi sosial ialah hubungan orang perorangan, antara kelompok manusia maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia. Syarat terjadinya interaksi sosial yaitu kontak sosial dan komunikasi.berikut beberapa contoh interaksi sosial
1. Saling Melengkapi (complementarity atau Regional Complementary)
Kondisi saling melengkapi terjadi jika ada wilayah-wilayah yang
berbeda komoditas yang dihasilkannya. Misalnya, wilayah A merupakan
penghasil tomat, sedangkan wilayah B merupakan penghasil daging.
Wilayah A membutuhkan daging, sedangkan wilayah B membutuhkan
tomat. Jika masing-masing memiliki kelebihan.
2. Kesempatan Antara (Intervening Opportunity)
Kesempatan antara merupakan suatu lokasi yang menawarkan alternatif lebih baik sebagai tempat asal maupun tempat tujuan. Contoh seorang ibu berbelanja di pasar A ternyata ada pembangunan pasar B yang lebih dekat dari rumah si ibu akhirnya si ibu berpindah beberlanja di pasar B.
3. Kemudahan Transfer (Transfer Ability)
Pengangkutan barang atau juga orang memerlukan biaya. Biaya untuk terjadinya interaksi tersebut harus lebih rendah dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh.
Peta dan bagian bagianya
Peta adalah gambaran permukaan bumidalam suatu bidang dan diperkecil dengan skala.
Bagian-bagian pada peta
a. Judul peta
Judul peta menunjukkan isi suatu peta. Sebagai contoh, judul sebuah
peta, contoh “luas wilayah hutan di Indonesia” berarti isinya hanya membahas luas hutan di Indonesia.
b. Skala peta
Skala peta menunjukkan perbandingan antara jarak di peta dengan
jarak sesungguhnya di lapangan. Contoh, skala sebuah peta adalah 1 :100, berarti jarak 1 cm dipeta sama dengan 100 cm atau 1 m di lapangan.skal dibagi menjadi 2 skala angka dan skala garis.
1) Skala angka
Skala angka berwujud perbandingan angka, misalnya 1:100. Berarti jarak 1 cm dipeta sama dengan 100 cm atau 1 m di lapangan.
2) Skala garis
Skala grafs adalah skala peta yang berbentuk garis dengan ukuran
tertentu. Skala grafs biasanya ada dalam kolom legenda.
c. Orientasi Utara
Biasanya sebuah peta memiliki orientasi arah utara. Digambar dengan arah tanda panah menghadap ke atas/arah mata angin.
d. Simbol peta
Simbol peta adalah tanda khusus pada peta yang mewakili objek yang
dipetakan. Simbol dibagi bebrapa jenis
1) Simbol titik
Simbol titik pada peta dapat beragam bentuknya dan artinya.
2) Simbol garis
Simbol garis dapat digambar dalam beragam bentuk dan ukuran ketebalan.
3) Simbol warna
Simbol warna digunakan pada peta dengan aturan tertentu. Tidak sembarang warna dapat digunakan untuk objek-objek tertentu karena ada aturan perpetaan.
Simbol Keterangan.
4) Simbol Area
Objek yang digambar pada peta biasanya berupa ilustrasi dari objek
yang ada di lapangan.
e. Garis koordinat
Garis yang digunakan untuk menunjukkan lokasi pada peta dibanding
lokasi lainnya di permukaan bumi. Garis koordinat merupakan garis khayal. pada peta berupa koordinat peta dalam bentuk garis lintang dan garis bujur.
f. Inset
Inset ialah peta kecil yang ada dipeta
g. Legenda
Legenda ialah kumpulan simbol-simbol dan objek. Legenda menunjukkan keterangan semua objek yang ada atau muncul pada muka peta.
h. Sumber peta
Sumber peta menunjukkan orang atau lembaga yang membuat peta.
Letak dan luas Indonesia
Indonesia terletak antara 95o BT – 141oBT dan 6o LU - 11o LS. Karena
letaknya tersebut, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropis.
Batas-batas wilayah Indonesia
Sebelah utara Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau,
Filipina, dan Laut CinaSelatan.
Sebelah selatan Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia,
dan Samudra Hindia.
Sebelah barat Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia.
Sebelah timur Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra
Pasifk.
Letak geografs memberi pengaruh bagi Indonesia, baik secara sosial, ekonomi, maupun budaya. Karena menjadi jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan dunia, jadi Indonesia dapat melakukan eskpor-impor dengan negara lain. Contohnya Negara-negara lain menjual berbagai produk barang seperti porselen, kain sutra, tenunan halus, mesin, dan lainlain ke Indonesia.
Potensi Sumber daya Alam Indonesia
Indonesia dikenal dengan sumber daya alamnya yang melimpah.
Berikut bebrapa contoh SDA dan wilayah penghasilnya
Daerah Sumber daya Alam
Jawa Timur Beras ,jagung,semen,pasir,kuarsa,Garam
minyak bumi,marmer,aspal,belerang
Jawa Barat Jagung,sapi,batu bara,belerang,bijih
Besi,emas,perak,fosfat,mangan,tembaga ,semen
Banten Biji besi,ikan,baja,semen
Jawa Tengah Belerang,bijih besi,fosfat,mangan,minyak bumi,
Pasir kuarsa,tembaga,yodium
Yogyakarta Granit,mangan,marmer
Sumatra Utara Minyak bumi,Kelapa Sawit
Aceh Emas,perak,gas alam,kelapa sawit,gas alam
Sumatra Barat Granit,batu bara, semen
Sumatra selatan Minyak bumi,gas alam
Banka belitung Timah,dan ikan
Riau Bauksit,emas,perak,granit, timah,kelapa sawit
Lampung Pasir kuarsa,kapur
Jambi Kelapa sawit, belerang
Kalimantan Utara Bauksit,emas,perak,intan
Kalimantan Timur Batu Bara,emas,perak,minyak bumi
Kalimantan Tengah Intan,ikan,kakao
Sulawesi Utara Emas,perak,gips
Sulawesi Selatan Tembaga,Semen,nikel,mika,gips
Sulawesi Tengah Bijih Besi, Mika
Maluku Asbes,mangan,minyak bumi
Papua Tembaga,minyak bumi ,marmer,alumunium,
Asbes,kakao
Pulau Lombok Mutiara,emas
Bali Emas, Mangan, kakao
Dinamika kependudukan Indonesia
jumlah penduduk Indonesia sekarang adalah 256 juta
Tenaga kerja di Indonesia sekarang 127,8 juta
Yang bekerja 120,8 juta
Yang pengangguran 7.0 juta
Indonesia termasuk negara yang memilikki penduduk terbanyak nomor 4
Peringkat Nama Negara Jumlah penduduk
(Juta Jiwa)
1 Cina 1.372
2 India 1.314
3 Amerika Serikat 321
4 Indonesia 256
Persebaran penduduk Indonesia
Persebaran atau distribusi penduduk adalah bentuk penyebaran penduduk
di suatu wilayah atau negara. apakah penduduk tersebut tersebar merata atau tidak. Rata-rata persebaran penduduk di Indonesia tidak merata karena kurang pendidikan dan pekerjaan. Provinsi yang paling padat di Indonesia ialah pulau jawa, karena di pulau jawa SDAnya lebih banyak dibandingkan diwilayah lainya.
Keragaman Etnik dan Budaya
Keberagaman suku di Indonesia sangat beragam, di tahun 2010 menurut penelitian terdapat 1.128 suku bangsa di Indonesia.
Suku-suku ini memiliki adat dan budaya yang berbeda.
a. rumah adat
Indonesia kaya akan budaya dengan terdapatnya wujud keanekaragaman
budaya bangsa kita yang tersebar di berbagai profinsi.
Nama Provinsi Rumah adat
Papua Rumah adat Honai
Bali Gapura Candi Bentar
Yogyakarta Rumah Joglo
Kalimantan Tengah Betang
b. Pakaian adat
Pakaian adat tradisional di Indonesia begitu banyak dan beragam, ini merupakan nilai-nilai budaya Indonesia yang tak ternilai harganya yang seharusnya kita jaga dan lestarikan.
c. Tarian Daerah
Tari merupakan salah satu aspek seni untuk mengungkapkan perasaan melalui gerak. Biasanya memiliki makna dan simbol tertentu yang terkandung didalamnya.
Kondisi Alam Indonesia
Alam Indonesia dikenal sangat indah dan kaya akan berbagai sumber daya alamnya. Kegiatan pariwisata pun berkembang di sejumah wilayah seperti Bali, Yogyakarta, Lombok, dan lain-lain. Tidak heran jika banyak wisatawan dari berbagai dunia tertarik dan datang ke Indonesia.
1. Keadaan Fisik Wilayah
Sebagai suatu wilayah, Indonesia memiliki keadaan fisik tertentu. Keadaan fisik tersebut dapat dikenali dari keadaan geologi.
I. Kondisi geologi Indonesia
Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik besar yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Lempeng Pasifk.
II. Bentuk Muka Bumi
Indonesia terdiri atas belasan ribu pulau. Luas wilayah Indonesia
mencapai 5.180.053 km2, terdir iatas daratan seluas 1.922.570 km2 dan lautan seluas 3.257.483 km2.
III. Kondisi Iklim Indonesia
Indonesia berada di wilayah tropis. Ciri iklim tropis adalah suhu udara yang tinggi sepanjang tahun yaitu sekitar 270C.
1. Iklim musim, dipengaruhi oleh angin musim yang berubah-ubah setiap
periode waktu tertentu. Biasanya satu periode perubahan adalah enam bulan.
2. Iklim tropis, terjadi karena Indonesia berada di daerah tropis. Suhu yang tinggi mengakibatkan penguapan yang tinggi dan berpotensi untuk terjadinya hujan.
3. Iklim laut, terjadi karena Indonesia memiliki wilayah laut yang luas, sehingga banyak menimbulkan penguapan dan akhirnya mengakibatkan terjadinya hujan.
BAB 2
Interaksi Sosial Dan Lembaga Sosial
1. Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan antara orang perorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia
2. Proses interaksi sosial akan terjadi apabila di antara pihak yang berinteraksi melakukan kontak sosial dan komunikasi.
3. Proses yang asosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah kepada kesatuan pandangan.
Proses ini terdiri atas tiga bentuk yaitu kerja sama, akomodasi, dan asimilasi
4. Proses yang disosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah pada konflik dan merenggangkan solidaritas kelompok. Proses ini terdiri atas tiga bentuk yaitu kompetisi, kontravensi, dan pertentangan Di dalam masyarakat dikenal ada empat tingkatan norma yaitu cara (usage), kebiasaan (folksway), tata kelakuan (mores), dan adat istiadat (customs).
5. Interaksi sosial yang terjalin secara berpola akan menghasilkan lembaga sosial. Oleh karena itu, interaksi sosial berpengaruh besar terhadap terbentuknya lembaga sosial masyarakat yang bersangkutan
Lembaga sosial adalah lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dalam memenuhi kebutuhan manusia dalam menjalani kehidupan dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.
6. Jenis-jenis lembaga sosial adalah lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga politik, dan lembaga agama.
Fungsi dan peran lembaga sosial di masyarakat untuk mengatur masyarakat dalam rangka mencukupi kebutuhan pokok atau dasar tiap-tiap anggota masyarakatnya. Dalam pemenuhan kebutuhan manusia diperlukan suatu lembaga yang mengatur pemenuhan berbagai jenis kebutuhan manusia. Jika tidak, maka kehidupan masyarakat akan sulit terkendali dan timbul kekacauan, ketidakmerataan dan lain-lain.
Jumat, 30 Desember 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar